Posted on / British Propolis

Pola Pikirmu, Nasibmu

Pola Pikirmu, Nasibmu

Seorang perdana menteri perempuan pertama Inggris, Margaret Thatcher pernah mengatakan, Watch your thoughts for they become words. Watch your words for they become your actions. Watch your action for they become your habits. Watch your habits for they become your character. Watch your character for they become your destiny. In other words what you think you become.

Perhatikan apa yang kita pikirkan, karena itu akan keluar menjadi ucapan, menjadi kata-kata. Perhatikan apa yang kita ucapkan karena itu akan keluar menjadi tindakan, menjadi actions. Perhatikan apa yang kita lakukan, karena ketika itu diulang terus menerus, itu akan menjadi habits (kebiasaan). Perhatikan kebiasaan kita mulai dari bangun tidur di pagi hari, hingga tertidur kembali di malam hari, karena itu akan menjadi karakter. Perhatikan karakter kita, karena demikianlah nasib kita. Dengan kata lain, apa yang kita pikirkan, demikianlah nasib kita.

Urusan kun fayakun adalah urusannya Allah, sedang urusan kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, sebaik mungkin, sekuat mungkin. Seperti tugasnya Bunda Maryam yang hanya menggoyangkan pangkal pohon walaupun dengan tenaga sisa, urusan buah datang itu urusan Allah. Atau seperti tugas Nabi Musa yang hanya memukul tongkat saja, Allah yang membelahnya. Tugasnya Nabi Ibrahim hanya menyeru orang berhaji saja, yang mendatangkan mereka itu tugas-Allah.
Dan tugasnya kita, hanya berikhtiar, yang melunasi hutang, mendatangkan jodoh, diangkat masalahnya itu adalah urusan- Allah.”

Jika ditanya perubahan terbesar darimana? Yakni dimulai dari pola pikir kita sendiri. Jangan salahkan mereka yang membiasakan dirinya mengupgrade diri setiap hari, postang-posting dengan kesungguhan setiap hari, menjadi habits, menjadi karakter, kalau belum belajar, kalau belum posting rasanya belum lengkap, alhasil nasib mereka bisa closing ratusan botol. Mereka sudah terbiasa dengan itu. Jangan salahkan mereka yang dari kecil terbiasa melihat kesempatan, kemudian melihat bagaimana kesempatan tersebut di monitize, diuangkan. Menjadi kebiasaan, menjadi karakter, selalu melihat peluang ditengah situasi sekarang. Alhasil mereka menjadi pengusaha, menjadi entrepreneur.

Pertanyaannya, selama ini pikiran kita diberi dengan nutrisi seperti apa? Apa yang kita baca? apa yang kita lihat? apa yang kita dengar? Apa yang kita serap? Bagaimana kebiasaan kita, akan terbentuk menjadi nasib kita. Beruntungnya kita di BP ini, dibina dan dipandu langsung oleh mentor terkenal, teruji dan terbukti telah berhasil mengubah pola pikir banyak orang. Sekarang giliranmu 💪.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat.

Yanti Terapis Hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp