Posted on / Ippho Santosa

Makhluk Paling Sibuk Saat Ini

Selain nakes, mungkin ibu-ibu adalah orang paling sibuk saat ini. Ya, paling sibuk. Sebelum pandemi, mereka sudah sibuk. Ketika pandemi, mereka makin sibuk. Kok bisa? Selain ngurusin rumah dan rumahtangga, mereka juga ngurusin anak-anak yang sekarang seharian di rumah. Betul apa betul?

Saya pun salut sama ibu-ibu yang mengelola bisnis dari rumah. Di antara mereka ada yang membuat lauk-pauk, bumbu dapur, atau cemilan. Lalu menjualnya. Ini bukan saja bagus, tapi juga mengagumkan. Soalnya, urusan nafkah sebenarnya BUKAN tanggung-jawab dia, tapi tetap saja dia lakukan demi membantu suami.

Silakan, silakan. Insya Allah itu kegiatan yang sangat positif, ketimbang berbulan-bulan di rumah hanya dipakai untuk menonton drama Korea dan film India, hehehe. Tapi, izinkan saya memberitahu alternatif lain yang insya Allah lebih ringan dan lebih menghasilkan. Boleh?

Misal, kita punya waktu produktif 8 jam sehari. Pilihan pertama, 4 jam dihabiskan untuk membuat atau memproduksi sesuatu, lalu 4 jam berikutnya dihabiskan untuk memasarkan. Pilihan kedua, 8 jam FULL dihabiskan untuk memasarkan saja. Mana yang lebih ringan dan lebih menghasilkan?

Kemungkinan besar adalah pilihan yang kedua. Terus, yang bikin produknya siapa? Kita bisa di-supply oleh vendor luar yang memang punya keahlian, pengalaman, dan kapasitas produksinya sudah berskala besar (otomatis, biayanya rendah tuh). Tugas kita memasarkan saja. Ini akan lebih ringan (nggak sibuk) dan lebih menghasilkan.

Saya tahu, sebagian kita akan merasa puas kalau berhasil membuat produk sendiri, lalu merancang merek sendiri. Seru rasanya. Yah boleh-boleh saja. Pilihan tho? Tapi, coba pikirkan yang barusan saya sampaikan. Memproduksi sendiri, itu akan sangat melelahkan, makan waktu, dan makan biaya. Jujur ya, itu ribet.

Saran saya, bagi teman-teman yang ingin cashflow cepat dan nggak terlalu capek, lebih baik fokus saja di pemasaran. Jangan salah, showroom Toyota, dealer Yamaha, dan toko iPhone juga fokus di pemasaran. Mereka nggak memproduksi dan merakit sama sekali. Tetap keren kok.

Tulisan saya mungkin agak menyinggung perasaan sebagian orang. Tapi insya Allah ada benarnya kok. Think. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga bermanfaat. Sekali lagi, think.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp