Posted on / Ippho Santosa

HIDUP HEMAT

Seperti yang kita tahu, badai pandemi kayaknya belum segera berlalu. Saya berpesan, perhatikan kondisi keuangan kita. Selain aktif menjual, ada baiknya juga kita hidup hemat. Sekali lagi, hidup hemat. Simak tips berikut.

1. Susun budgeting bersama (suami-istri). Ini adalah acuan. Dan utamakan membayar tagihan-tagihan terlebih dahulu, seperti listrik-air dan cicilan. Biasakan juga membayarnya ontime untuk menghindari denda.

2. Beli sembako di warung tetangga atau pasar tradisional. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini akan menghemat uang belanja kita 10% sampai 20%. Jangan lupa pakai masker dan jaga jarak ketika belanja. Lebih baik lagi kalau mereka bisa mengantarnya ke rumah kita.

3. Masak sendiri dan olah kembali. Selain masak sendiri, hendaknya kita juga jangan buang-buang makanan. Jika ada makanan lebih, yah olah kembali, selagi itu masih baik. Misalnya dengan cara dipanaskan kembali.

4. Hindari penggunaan kartu kredit. Memang mereka menawarkan keuntungan ini-itu. Tapi kebanyakan kita tidak terlalu paham cara memanfaatkannya. Maka, sebisanya bayar langsung saja (Kalau bisa transfer, itu lebih aman).

5. Manfaatkan diskon, kupon, dan cashback. Jelas, ini akan menghemat pengeluaran kita. Asalkan mereka tidak mensyaratkan kita untuk lebih konsumtif.

Hati-hati, pengeluaran kita bisa membengkak dari waktu ke waktu kalau kita abai dan lalai dalam mengelola kebutuhan rutin. Selain hidup hemat, saya mengajak kita semua untuk aktif menjual. Begitulah, hidup hemat dan aktif menjual.

Walaupun tidak terlalu mudah, tapi kalau dua hal ini di-habit-kan insya Allah kita dan keluarga kita bisa mencapai kehidupan yang MKF (Mapan Kaya Finansial). Praktek ya. Pada akhirnya, semoga berkah berlimpah. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp