Posted on / Ippho Santosa

Happy Ending

Kali ini kita membahas soal Itqan. Tepatnya, berusaha mempersembahkan hasil yang terbaik. Coba Anda cermati dan amati nama-nama Allah. Semuanya serba superior. Semuanya serba ultimate. Iya kan? Sebut saja, Maha Kuasa, Maha Perkasa, Maha Mengetahui, dan lain-lain.

Tidak ada yang biasa-biasa saja atau sedang-sedang saja. Maka sudah sepantasnya, manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya dan makhluk pilihan-Nya juga berusaha untuk mempersembahkan hasil yang terbaik. BUKAN biasa-biasa saja, BUKAN sedang-sedang saja.

Ingatlah, itqan itu melampaui TQM alias Total Quality Management. Itqan itu bekerja dengan teliti, hati-hati, sepenuh hati, bermutu tinggi, dan sulit disaingi. Itulah itqan. Hm, mungkin ada baiknya paragraf ini Anda baca ulang. Biar lebih meresap.

Semua orang maklum, akhir hidup hendaknya khusnul khotimah. Right? Demikian pula dengan akhir pekerjaan sehari-sehari, hendaknya juga khusnul khotimah. Happy ending. Dengan kata lain, apa-apa yang sudah dimulai, pastikan selesai. Se-le-sai.

Mirip-mirip ibadah umrah. Ini kan ‘cuma’ ibadah sunnah, bukan ibadah wajib. Menariknya, kalau sudah dimulai, yah harus selesai. Kalau tidak selesai, yah kena denda (dam). Sekali lagi, mari kita persembahkan hasil yang terbaik. Entah kita sebagai karyawan, pengusaha, mahasiswa, ibu rumah tangga, atau siapa saja.

Bagaimana? Siap? Ayolah, nggak perlu ragu-ragu, jawablah seruan saya, “Siap!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp