Posted on / Ippho Santosa

Entrepreneur & Corona

Saat ini, berbagai sendi kehidupan telah dipukul babak-belur oleh pandemi. Di satu sisi, ya memang itu yang terjadi. Tapi di lain sisi, ada hikmah yang tersembunyi.

Di tengah pandemi akhirnya kita disadarkan akan tiga hal yang teramat penting dalam kehidupan. Apa itu? Agama, keluarga, dan kesehatan. Sekali lagi, agama, keluarga, dan kesehatan.

Angka kematian yang dipertontonkan setiap hari mau nggak mau membuat kita lebih sering dan lebih khusyuk dalam berdoa. Ya, kita berusaha memperbaiki hubungan kita dengan Yang Maha Kuasa.

Gimana dengan keluarga? Sekarang, saat lama-lama berada di rumah, kita pun punya waktu yang berkualitas dan berkuantitas bersama keluarga, yang mana sebelumnya ini jarang-jarang terjadi.

Gimana dengan kesehatan? Dulu kita nggak terlalu peduli sama kesehatan. Sekarang? Lebih concern. Bahkan kita berusaha mencari tahu lebih dalam tentang virus dan cara mencegahnya.

Dengar-dengar tingkat polusi pun turun drastis di berbagai belahan bumi, yang insya Allah ini membuat semua manusia menghirup udara dengan kualitas yang lebih baik. Tentu saja, lebih sehat.

Itulah tiga hal yang teramat penting dalam kehidupan. Agama, keluarga, dan kesehatan.

Ada satu hal lagi. Terutama bagi seorang entrepreneur. Apa itu? Kreativitas dan efisiensi. Belakangan ini, kita berpikir keras dan berusaha keras bagaimana bisnis terus berjalan dengan tetap berada di rumah. Go online akhirnya menjadi pilihan.

Saya dan mitra-mitra saya BUKAN pedagang musiman. Sudah sekian tahun kami mengandalkan kekuatan online, walaupun belum 100%. Alhamdulillah sangat lumayan hasilnya.

Menurut saya, seorang pemula repot sekali kalau diarahkan bisnisnya berbasis toko atau ruko. Sewanya berapa? Gaji karyawan, gimana? Bahan baku, gimana? Listrik-air, gimana? Balik modal pun bisa 2 tahun atau lebih!

Saya merancang mitra-mitra saya agar balik modal dalam seminggu atau kurang. Barang? Mudah disimpan dan tidak mudah expired (out of date). Murah dikirim dan tidak mudah rusak. Pembinaan? Full. Operasional? WFH.

Saya membina orang bukan satu hari dua hari. Tapi sudah belasan tahun. Di 34 provinsi di Indonesia. Di belasan negara di 5 benua. Insya Allah tahu persis permasalahan pemula dan solusinya.

Pada akhirnya, hampir semua entrepreneur sekarang lagi diayak. Ya, lagi diayak. Boleh juga disebut seleksi alam. Corona pemicunya. Entrepreneur yang tangguh, kreatif, dan efisien insya Allah akan bertahan.

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Keep on fighting!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp