Posted on / Ippho Santosa

BUKAN Sekedar Online

Tadi malam, saya bersama teman-teman di Musawarah mengikuti kajian Ustadz Abdul Somad. Tak terasa, lebih dari 5 tahun saya menjadi bagian dari Musawarah. Nah, kajian tadi malam menjadi sedikit berbeda, karena kami melakukannya secara online, bukan tatap muka. Tepatnya, melalui zoom meeting.

Di tengah pandemi seperti sekarang, mau tidak mau, go online menjadi suatu keniscayaan. Termasuk dalam bisnis. Boleh dibilang, ini ancaman sekaligus peluang. Mereka yang lihai dan piawai akan menyulap ini sebagai peluang. Jujur, saat ini kesibukan saya sebagai entrepreneur tidak berkurang sama sekali. Tetap produktif.

Izinkan kali ini saya berbagi tips untuk menjalankan bisnis online. Boleh ya?

Untuk memulai dan membesarkan sebuah bisnis, sekalipun itu bisnis online, kita harus selektif dalam memilih produk. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pastikan mutunya bagus. Karena pada akhirnya, yang membuat produk itu terjual terus-menerus dalam jangka panjang adalah mutu, bukan promosi. Sekali lagi, mutu.

Akan lebih baik lagi memilih produk yang tetap dicari, walaupun lagi pandemi.

Setelah itu, pastikan produknya mudah dikirim (hemat ongkir) dan mudah disimpan (tidak menyita space). Kita ini pemula, yang biasanya tidak punya gudang dan armada. Kita sangat mengandalkan jasa pengiriman. Maka, jangan sampai ongkir membuat harga jual kita tidak kompetitif. Begitu pula soal size dan space. Seringkali saat stok dan omset mencapai angka ratusan juta rupiah, seorang pemula kerepotan untuk menyimpannya karena memang produknya menyita space.

Bagaimana dengan perencanaan?

Begini. Di semua bidang termasuk dalam bisnis, perihal terkait perencanaan perlu dilakukan. Awal-awal, langsung action yah silakan. Namun setelah berjalan, harus ada perencanaan. Tak hanya varian produk tapi juga strategi promosi dan strategi distribusi. Maka harus diatur sedemikian rupa. Belajarlah dari pemain lain agar kita bisa mengantisipasi berbagai masalah. Sebab hal-hal tak diinginkan bisa terjadi kapan saja.

Untuk tahap awal, kurangi variasi agar promosi lebih terarah. Variasi yang terbatas juga memudahkan kita untuk urusan stok dan kalkulasi. Saran saya selanjutnya, selain aktif di socmed, mesti aktif juga di berbagai grup WA. Buatlah diri kita dikenal dan dipercaya. Setelah dikenal dan dipercaya, maka produk akan lebih mudah untuk terjual.

Sekian dulu. Praktek ya. Kapan-kapan kita sambung lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp